Widyaiswara merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Umumnya mereka diangkat sebagai pejabat fungsional oleh para pejabat berwenang,
Orang awam mungkin banyak yang masih bingung dengan jabatan PNS satu ini. Namun, apa sebenarnya Widyaiswara dan kenapa sangat penting?
Memahami Tugas Widyaiswara
Jadi, Widyaiswara masih termasuk ke dalam PNS. Mereka berwenang untuk mendidik, mengajar dan melatih para PNS pada lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) pemerintah.
Keberadaan mereka sangat penting karena bertugas sebagai guru PNS lainnya. Mereka perlu mengembangkan kompetensi ASN melalui pelatihan, evaluasi dan pengembangan kurikulum.
Peran mereka mencakup fasilitator, motivator dan bahkan inovator untuk membangn SDM ASN yang profesional. Untuk itu, tugas mereka memang tidak sembarangan.
Konsultan Pembelajaran
Mereka seringkali dianggap sebagai “guru” atau “dosen” bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal, Peraturan Menteri PANRB Nomor 42 Tahun 2021 menyebut bahwa peran mereka jauh lebih luas dan strategis.
Tugas pertamanya adalah sebagai konsultasi pembelajaran atau learning consultant. Mereka tidak hanya mengajar, namun juga berperan dalam merancang kebutuhan pelatihan.
Hal tersebut mencakup analisis kesenjangan kompetensi dan bahkan mendesain kurikulum pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan instansi. Itu semua tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.
Pengembangan Model Pembelajaran
Tugas selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mengembangkan model pembelajaran yang inovatif. Mereka bertanggung jawab mengembangkan metode pembelajaran baru.
Hal tersebut termasuk pemanfaatan teknologi (e-learning, multimedia). Bisa juga dengan digital literacy dan juga pendekatan lainnya.
Menjamin Mutu Pelatihan
Sebagai pendidik para PNS, mereka juga harus memperhatikan mutu pelatihan. Mereka perlu menjamin bahwa pelatihan sudah tepat dan memiliki mutu yang bagus.
Mereka perlu mengevaluasi efektivitas dan kualitas dari program diklat. Materi pelatihan juga harus terjamin masih relevan dan melakukan validasi soal-soal pelatihan.
Peneliti dan Penulis Karya Ilmiah
Menulis karya ilmiah itu membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Untuk itu, tidak semua orang bisa melakukannya dengan mudah dan harus benar-benar memiliki tekad besar.
Dalam hal ini, guru PNS diwajibkan untuk menulis karya tulis ilmiah (KTI) terkait kediklatan. Semua dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan profesi.
Motivator dan Inspirator
Peran utama mereka sebenarnya adalah sebagai mentor. Dengan begitu, mereka juga harus bisa menjadi motivator sekaligus inspirator untuk para PNS.
Sebagai mentor, mereka perlu menanamkan nilai-nilai penting, moralitas dan semangat perubahan (motivator) bagi para ASN. Dengan begitu, para ANS bisa mendapatkan bekal yang cukup untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.
Itulah berbagai tugas yang penting dan sangat berjasa untuk masa depan ASN Indonesia. Tentu saja masih ada banyak tugas penting lainnya yang harus dilakukan.
Widyaiswara lebih dari sekedar guru atau dosen, melainkan juga mentor yang memberikan pelatihan terbaik untuk para ASN. Mereka bahkan perlu memberikan pelatihan yang efektif kepada para peserta.
